Apakah Amandel Perlu Dioperasi?

Amandel yang di kalangan tenaga medik dikenal sebagai tonsil, adalah sebuah kelenjar getah bening raksasa. Ia tumbuh normal di kanan kiri belakang mulut dan mencapai bentuk yang paling besar kira-kira menjelang masuk usia 14 tahun. Jadi, di usia bayi amandel belum kelihatan, di usia tua amandel cenderung mengecil.

Amandel bukan barang berhaya bagi tubuh, karena selalu ada pada setiap orang – hanya besarnya saja yang berbeda dari anak ke anak. Ada yang besar sekali hingga hampir menutup jalan keluar mulut dan menimbulkan gangguan pernapasan, ada yang sedang-sedang saja yang kemudian dapat mengecil dengan sendirinya.

Pada serangan virus atau bakteri (terutama yang menyerang saluran napas), amandel akan giat bekerja untuk membasmi kuman yang lalu lalang di sekitarnya. Amandel dapat meradang, nyeri dan mengeluarkan kotoran-kotoran. Bahkan kelenjar getah bening leher di dekatnya pun bisa ikut-ikutan meradang terutama bila ada serangan bakteri. Setelah selesai, amandel akan normal kembali. Saat meradang pemilik amandel bisa mengeluh sakit ketika menelan atau nyeri leher, panas, tenggorokan serasa kering.

operasi amandel

operasi amandel

Tidak selalu semua anak panas berarti amandelnya meradang. Dalam pelayanan yang serba cepat bisa jadi dokter kadang-kadang dapat menyebut radang tenggorokan / amandel ketika pasien panas, walaupun mungkin ia lihat tak ada apa-apa dengan amandelnya. Kasus ini mungkin untuk memudahkan persoalan hubungan komunikasi dokter-pasien yang kadang tidak dipahami oleh orang tua pasien. Tetapi ada baiknya sebagai orang tua memahami kondisi ini dengan sejelasnya, agar tidak terjadi salah paham di kemudian hari.

Perhatikan juga untuk selalu menjaga kebersihan mulut dengan gosok gigi atau kumur dengan antiseptik sehingga tidak menjadi sarang kuman. Operasi pengangkatan amandel tentu dengan pembiusan umum, perlu persiapan dengan pemeriksaan fisis dan laboratorium untuk memastikan keamanannya.

Setiap operasi tentu berpotensi menimbulkan penyulit medis, yang paling sering adalah perdarahan dan infeksi. Bahkan pembiusan pun ada penyulitnya. Kalaupun dirawat normalnya takkan lebih dari sehari. Tanyalah dan konsultasi ke dokter yang akan mengoperasi dengan detail.

Ada kriteria kapan amandel sebaiknya dibuang atau tidak, bergantung pada faktor pendukung atau penghambatnya. Pada dasarnya amandel sendiri harus dioperasi jika diperlukan dalam kondisi darurat seperti sleep apnea. Kalau amandel tenang-tenang saja dan tak membawa masalah tentu operasi tak perlu dilakukan.

Yang dicari pengunjung:

About Author: obatamandel
Berbagi Informasi Tentang Penyebab Amandel, Gejala Amandel, Penyakit Amandel, Operasi Amandel, Obat Amandel Untuk Anak dan Dewasa

2 comment(s) on “Apakah Amandel Perlu Dioperasi?