Obat Amandel Untuk Anak

Para orang tua harus mengawasi makanan dan minuman yang di konsumsi anak-anaknya baik saat di rumah ataupun di sekolah karena anak-anak sangat tertarik dengan makanan yang berwarna cerah yang menarik perhatian mereka dan anak-anak itu belum mengerti mana makanan yang sehat dan mana makanan yang tidak sehat. Lebih baik para orang tua membekali putra putrinya untuk membawa bekal sendiri yang sudah di siapkan dari rumah dan bekali mereka pengetahuan makanan yang sehat untuk di konsumsi agar mereka terhindar dari berbagai macam penyakit terutama amandel.

Fungsi amandel adalah untuk menjaga daya tahan tubuh manusia agar tidak mudah terserang penyakit yang di akibatkan oleh kuman-kuman yang masuk masuk ke tubuh. Amandel dapat menyerang anak-anak dan juga orang dewasa, apabila mengkonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung bahan pengawet seperti es, gorengan, coklat, chiki dan lain-lain menebabkan amandel menjadi besar. Amandel yang sudah membesar sangat mengganggu kecerdasan anak- anak dan mengganggu pertumbuhan anak tersebut dan mengakibatkan anaknya menjadi malas belajar.

Amandel merupakan organ tubuh yang terbentuk di sisi kanan dan kiri di tenggorokan. Agar mengetahui anak-anak terkena penyakit amandel bisa di lakukan dengan membuka lebar-lebar mulut sang anak lalu kita bisa lihat amandel mereka apa kelenjar amandel mereka membesar dan ada bercak-bercak putih. Penyakit amandel biasanya bersifat akut, apabila amandel itu akut biasanya terserang selama seminggu, dan amandel yang bersifat kronis akan menyerang dalam jangka waktu yang lama. Gejala penyakit amandel seperti merasa sakit saat menelan makanan, demam, gangguan pada saluran pernafasan, sakit kepala, mual, badan menjadi lemas.

amandel pada anak

amandel pada anak

Penyakit amandel yang sudah terlalu parah biasanya akan di lakukan operasi oleh dokter supaya amandel itu tidak tumbuh lagi dan tidak menghambat pernafasan dan makanan. Inferksi dan kuman-kumannya terbasmi. Amandel berangsur-angsur mencapai kadar normal pada usia 3 tahun dan saat usianya kurang dari 5 tahun kadarnya di di atas normal. Apabila terjadi komplikasi pada abses amandel bahkan dapat menyerang organ-organ penting di tubuh lainnya seperti jantung dan ginjal. Apabila andenoid membesar dapat menyulikan anak bernafas sehingga si anak bernafas melalui mulut. Andenoid yang membesar itu akan mendesak saluran eustacheus tersumbat. Mengakibatkan cairan di telinga dan menjadi tuli ringan.

Penyakit amandel pada orang dewasa di karenakan virus dan juga asupan makanan yang mengandung vetsin makanan yang asam, dan pedas. Agar terhindar dari penyakit amandel bisa di lakukan seperti mencuci tangan saat ingin makan, pada saat batuk dan bersin lebih baik menggunakan tisu atau sapu tangan, gunakan peralatan makan sendiri-sendiri tidak menggunak peralatan makan yang sama dengan orang lain, jauhi orang yang sedang sakit. Adapun cara mengobati penyakit amandel dengan obat-obatan dan dengan obat-obat tradisional atau herbal.

Masih banyak orang yang lebih memanfaatkan ramuan tradisional dan herbal di bandingkan harus pergi ke dokter. Karena ramuan herbal itu sangat bagus dan berbahan tumbuh-tumbuhan yang ada. Tetapi kita juga harus tau tumbuh-tumbuhan apa sajakah yang bisa digunakan untuk penyakit amandel. Tidak semua tumbuh-tumbuhan bisa di jadikan obat. Ada juga tumbuh-tumbuhan yang bisa di jadikan obat amandel dengan cara herbal.

Obat amandel alami

Salah satu alternatif obat amandel adalah herbal lamandel. Lamandel terbuat dari bahan ramuan alami temulawak, daun pegagan, dan daun pecut kuda yang bermanfaat membantu menyembuhkan sakit radang amandel dan radang tenggorokan. Saat terserang demam konsumsi lamandel sehari 3x. Ketika radang sudah mereda lanjutkan dengan konsumsi lamandel sehari 1x untuk mencegah radang amandel datang lagi. Ayo wujudkan Indonesia yang bebas sakit amandel dengan cara alami.

Yang dicari pengunjung:

About Author: obatamandel
Berbagi Informasi Tentang Penyebab Amandel, Gejala Amandel, Penyakit Amandel, Operasi Amandel, Obat Amandel Untuk Anak dan Dewasa

Comments are closed.