Amandel pada anak? Apa gejala radang amandel dan perlukah operasi amandel

Amandel adalah salah satu jaringan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh di bagian saluran pernapasan. Bagaimana amandel pada anak? Apa gejala radang amandel dan perlukah operasi amandel selalu menjadi pertanyaan banyak orang tua. Peradangan di saluran napas atas dapat menyebabkan amandel meradang, merah, dan membesar. Penyebab yang paling sering adalah virus, dan hanya sebagian kecil yang disebabkan oleh jenis bakteri sehingga sering kali tidak memerlukan terapi antibiotik.

Gejala Radang Amandel

Cara mengetahui terserang radang sangat sederhana. Indikasi yang ditemukan adalah organ amandelnya meradang, merah, dan membesar. Tentu seringkali disertai dengan demam antara 38,5-39,5 oC.
Indikasi atau tanda-tanda infeksi terjadi berulangkali jika tidak dijaga pola makannya. Sehingga terus perhatikan jenis makanannya. Sebisa mungkin hindari konsumsi air es, dan makanan yang bersifat tajam seperti terlalu asin, terlalu manis, dan terlalu pedas.

amandel-anak
amandel-anak

Operasi Amandel

Amandel yang sering meradang pada anak tidak serta merta harus segera di operasi. Tindakan operasi dianjurkan bila terjadi pembesaran tonsil yang menyebabkan gangguan dan sumbatan jalan napas saat tidur (Sleep Apnea Syndrome). Kasus lain radang amandel yang bersifat kronis dan menyebabkan gangguan aktifitasnya dalam kegiatan sehari-hari.
Pada anak, fungsi amandel sangat penting dalam sistem kekebalan tubuh khususnya di daerah saluran napas atas. Pertimbangan tersebut maka tindakan operasi menjadi opsi terakhir pada kasus radang amandel, hanya pada kriteria yang jelas dan kuat. Dalam banyak kasus radang amandel sendiri disebabkan karena infeksi oleh virus. Sehingga pengobatannya adalah berdasarkan pertimbangan penyebabnya.

Apa Dasar Operasi Amandel?

Operasi amandel menjadi pertimbangan medis jika ditemukan hal-hal seperti : pembesaran tonsil yang hampir menutup saluran napas sehingga ia kesulitan bernapan dan terbangun karena sulit bernapas, tonsilnya meradang dan bernanah. Bila tidak ada indikasi tersebut, tidak memerlukan tindakan operasi.
Di musim pancaroba ini kasus amandel meningkat tajam. Sebaiknya selalu jaga kesehatan agar terhindar dari radang dan sakit amandel.

Cermati Gejala Amandel Secara Seksama

Cermati Gejala Amandel Secara Seksama

cermati gejala amandel secara seksamaGejala amandel sering tidak dimengerti atau bahkan persis dengan gejala penyakit lain. Jika tiba-tiba tenggorokan anda terasa kering, demam dan kesulitan menelan, disini amandel Anda sedang mengalami gangguan. Gejala ini banyak di alami terutama oleh anak-anak namun tak tertutup kemungkinan orang dewasa juga bisa mengalaminya. Pertanyaannya adalah apa sebenarnya penyebab penyakit ini?
Gejala amandel sering di bagi dua kategorri yaitu gejala peradangan mendadak (akut ) dan peradangan kronis. Adapun yang termasuk gejala radang akut pada tonsil adalah kelenjar tonsil membengkak kemerahan, panas badan yang tinggi, dan terasa sakit bila menelan makanan. Jika hal itu terjadi pada anak, ia akan tampak lemah.
Mereka juga sering tidak mau makan karena setiap kali mereka menelan makanan, tenggorokan akan terasa sakit. Pembengkakan kronis ini dapat di atasi terlebih dahulu dengan cara pengobatan lokal, contohnya dengan antibiotik agar mulut selalu terjaga kebersihannya. Selain itu anda juga bisa memilih obat lain seperti lamandel, namun akan lebih baik cermati terlebih dahulu gejala amandel.
Penyakit amandel memang sangat mengganggu aktifitas sehari-hari seseorang maka dari itulah solusi yang cocok untuk menyembuhkan sakit amandel adalah dengan mengkonsumsi Lamandel. Lamandel termasuk jenis obat herbal yang terbuat dari bahan alami dari tumbuh-tumbuhan. Dapatkan info dan pemesanan Lamandel melalui SMS atau telepon ke:
Hubungi: 0857 10484765 / 0819 08252178
Pin BB: 32E30D90

amandel, apa fungsinya?

Amandel dikenal juga dengan nama tonsil merupakan organ yang penting bagi tubuh. Amandel adalah salah satu jaringan limfoid di daerah faring. Fungsi utama jaringan yang letaknya di bagian belakang rongga mulut itu memproduksi sel-sel limfosit yang termasuk bagian dari jenis sel darah putih.

amandel atau tonsil
amandel atau tonsil

Organ ini juga berperan penting dalam tahap-tahap awal kehidupan untuk melawan infeksi selaput lendir di belakang rongga hidung dari udara pernapasan sebelum masuk ke saluran napas bagian bawah. Dari penelitian juga diketahui, tonsil dapat juga memproduksi antibodi yang berperan dalam memproduksi Imunoglobulin A. Antibodi inilah yang membuat jaringan lokal tahan terhadap kuman – kuman penyakit.
Sehingga fungsi amandel ini adalah menjadi benteng pertahanan terdepan yang menangkis serangan kuman penyakit yang masuk melalui pernapasan dan mulut.
Lalu, bagaimana jika dilakukan operasi amandel, akan mempengaruhi daya tahan tubuh? Jawabnya ya. Oleh karena itu, sebisa mungkin amandel sebaiknya jangan dioperasi. Karena tubuh dapat kehilangan salah satu sistem pertahanan tubuhnya. Sehingga tubuh tanpa amandel akan lebih rentan sakit daripada yang ada amandelnya.
Walau demikian, pihak medis pun mempunyai alasan mengapa amandel harus dibuang. Bila penyebab infeksi pada amandel adalah kuman yang berbahaya dan bersifat darurat maka tindakan tersebut mungkin perlu dilakukan
Untuk menghindari radang datang, selalu jaga kondisi badan tetap fit. Minum air hangat dipagi hari dapat menjaga agar radang tidak mudah menyerang. Ketika badan terasa kurang fit, hindari minuman dingin yang memicu bakteri/virus/kuman menyerang. Minum suplemen herbal juga dapat membantu meredakan radang sekaligus mencegah radang datang menyerang.

Penyebab, Gejala dan Pencegahan Amandel (radang)

Penyebab, Gejala dan Pencegahan Amandel (radang)

Beberapa tahun yang lalu operasi banyak digunakan sebagai solusi radang amandel. Tonsilitis adalah peradangan pada amandel disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Peran amandel adalah sebagai penyaring atau fileter bakteri dan virus yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi yang lebih berbahaya. Tindakan operasi sudah jarang dilakukan, kecuali bila peradangan sering sekali terjadi atau bila peradangan tersebut menyebabkan kesulitan untuk bernapas dan menelan.
Gejala radang amandel cukup mudah dikenali, yaitu adanya 5 tanda yaitu : kalor, dolor, rubor, tumor, dan fungsiolaseayang detailnya dapat dilihat disini.
Secara sederhana gejala ini dapat meliputi :

  1. Tenggorokan sakit
  2. Sulit atau sakit saat menelan
  3. Sakit kepala
  4. Demam dan kedinginan
  5. Pembesaran, pembengkakan kelenjar (kelenjar getah bening) disekitar rahang dan leher.
  6. Kehilangan suara

Penyebab radang amandel
Saat bakteri dan virus memasuki tubuh melalui hidung atau mulut anda, amandel berperan sebagai filter—menyelimuti organisme yang berbahaya tersebut dengan sel-sel darah putih. Ini akan menyebabkan infeksi ringan pada amandel anda, yang akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi terhadap infeksi dimasa yang akan datang. Akan tetapi, kadang-kadang amandel sudah kewalahan menahan infeksi bakteri atau virus. Inilah yang menyebabkan terjadinya tonsilitis.
Ada berbagai macam virus dan bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya radang amandel, termasuk virus yang menyebabkan mononucleosis (virus Epstein-Barr) dan bakteri yang menyebabkan terjadinya radang tenggorokan (Streptococcus pyogenes).
Apakah radang amandel dapat menular?
Ya, virus dan bakteri cenderung untuk berkembang pada orang-orang yang berhubungan dekat satu sama lain. Pada anak-anak dapat terjadi seperti di sekolah atau di fasilitas penitipan anak.
r7_tonsillitis2
Pemeriksaan dan diagnosis dokter
Dokter akan memeriksa amandel dan bagian belakang tenggorokan anda untuk melihat adanya tanda-tanda infeksi, seperti adanya warna kemerahan atau nanah. Bila amandel anda kelihatan mengalami infeksi dan anda mengalami tanda-tanda dan gejala lain yang mengarah pada radang tenggorokan, anda akan menjalani uji usap tenggorokan. Dengan tes yang sederhana ini, dokter akan mengusapkan semacam kasa steril pada bagian belakang tenggorokan anda untuk mendapatkan sampel air liur. Tes ini tidak menyakitkan, tapi dapat menyebabkan anda sedikit tercekat.
Sampel yang telah diambil akan diperiksa di dalam lab untuk melihat ada tidaknya bakteri streptokokus. Hasil tes dapat dilihat dalam hitungan menit atau jam, bergantung pada metode pengujian yang digunakan. Bila tes ini menunjukkan hasil yang positif, anda perlu minum antibiotik untuk mengobati infeksi yang anda alami.
Pencegahan radang amandel
Sering cuci tangan adalah cara terbaik untuk mencegah terjadinya berbagai jenis infeksi, termasuk juga tonsilitis. Seringlah cuci tangan anda, dan beri dorongan pada anak-anak anda untuk melakukan hal yang sama.
Bila anda menggunakan sabun dan air:

  1. Basahi tangan anda dengan air hangat yang mengalir dan gunakan sabun cair atau sabun batangan yang bersih.  Gosok hingga berbusa.
  2. Gosok dengan kuat selama setidaknya 15 detik. Ajarkan pada anak-anak anda untuk mencuci tangannya selama mereka menyanyi lagu ABS, “Row, Row, Row Your Boat” atau “Selamat ulang tahun” hingga selesai.
  3. Gosok semua permukaan tangan, termasuk bagian belakang tangan, pergelangan tangan, diantara jari-jari dan dibawah kuku jari anda.
  4. Bilas dengan bersih.
  5. Keringkan tangan dengan menggunakan handuk yang bersih.
  6. Gunakan handuk tersebut untuk mematikan keran air.

Bila sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan yang berbahan dasar alkohol. Tuang sekitar ½ sendok teh bahan pembersih tersebut ke tangan anda. Gosok-gosok kedua tangan anda, sehingga cairan pembersih tersebut melumuri permukaan tangan anda, hingga cairan tersebut kering.
Pencegahan lain yang menggunakan logika juga dapat digunakan. Pada saat batuk atau bersin gunakan tisu atau lengan anda. Jangan menggunakan gelas minum dan peralatan makan untuk bersama-sama. Hindari berada dekat dengan orang yang sedang sakit. Cari tempat penitipan anak yang mempraktekkan kebijakan soal kebersihan dan meminta agar anak-anak yang sakit tetap berada di rumah.
referensi :
Radang amandel, web sehat group
Tonsilitis, Mayo clinic