Amandel, Operasi atau Tidak?

Pada anak-anak usia balita hingga menjelang remaja, kasus radang amandel seolah menjadi momok tersendiri. Bila ternyata hal ini sudah kerap terjadi, orang awam kerap menyebutnya dengan “amandelnya sensitif”. Ujung-ujungnya, dokter menyarankan untuk operasi pengangkatan si amandel yang kerap mengganggu.
Vonis mengangkat amandel, biar bagaimanapun akan mendatangkan teror tersendiri kepada anak. Bayangan pisau bedah dan kait yang akan merobek bagian dalam tenggorokan sudah pasti akan mengerikan bagi Si Kecil.
Belum lagi beredar rumor, pengangkatan amandel juga bisa membuat kekebalan tubuh anak jadi tak optimal. Anak yang sudah diangkat amandelnya, dikatakan lebih mudah terserang penyakit ketimbang anak yang tak perlu menjalani operasi angkat amandel. Untuk yang terakhir, sudah pasti akan meresahkan para orangtua.
Menyikapi kesimpangsiuran mengenai radang amandel dan tindakan operasi pengangkatan amandel, dr. Fauzan Abdillah, Sp.THT-KL, spesialis Telinga Hidung & Tenggorok dari RS Ibu & Anak Hermina Jatinegara, Jakarta memaparkan yang benar mengenai operasi amandel.

Bukan Penyebab Turunnya Kekebalan Tubuh

Amandel adalah salah satu dari 3 pasang kelenjar penyaring kuman yang berada di sekitar rongga mulut. Kelenjar pertama berada di sekitar faring. Lalu, sepasang lagi di belakang hidung atau adenoid.
Dan terakhir yang kerap disebut amandel adalah kelenjar yang berada pada dasar lidah. Bila dilihat sepintas seperti tonjolan pada pangkal lidah, melekat di dinding tenggorok kanan dan kiri.
Biasanya radang amandel disertai demam tinggi (diatas 38,5 Celsius). Terlihat ada pembengkakan kelenjar di kanan kiri pangkal lidah dan bisa ditemukan bercak-bercak putih atau pernanahan. Terkadang juga disertai pembengkakan di daerah leher (jugular digastrik), bawah rahang kanan dan kiri. Kelenjar ini menghasilkan antibodi penghalau bakteri atau virus yang masuk dari udara, makanan, dan minuman. Namun, bila sering terkena infeksi, lapisan epitel permukaan yang memproduksi antibodi akan terkikis.
Di bagian ini pula bisa terbentuk jaringan ikat yang memiliki celah dan menjadi sarang kuman. Akibatnya, kuman sulit dibasmi dengan antibiotik. Nah, dari ketiga pasang kelenjar penyaring kuman rongga mulut tadi, kelenjar yang berada di dasar lidah yang paling sering meradang, dimana orang awam menyebutnya sakit amandel.
Menurut Fauzan, jika dilakukan pengangkatan kelenjar pada dasar lidah akibat radang, bukan berarti seseorang akan kehilangan kekebalan tubuhnya terhadap kuman. Fauzan mengingatkan, masih ada 2 pasang kelenjar lagi dengan fungsi pertahanan pada rongga mulut sebagai perintang kuman. Belum lagi, antikuman lain yang diproduksi tubuh.
Akibat Infeksi Kuman
Penyebab utama terjadinya radang amandel adalah infeksi bakteri atau jamur. Namun, infeksi ini tak berdiri sendiri, melainkan didahului infeksi virus yang menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Akibatnya, terjadilah infeksi sekunder oleh kuman.
Bila dikatakan sebagai ‘amandel sensitif’ atau rentan terkena radang amandel sebetulnya lebih banyak dipengaruhi kondisi fisik atau staminanya. Misalnya, pada beberapa orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Atau pada anak-anak yang memang status gizinya kurang baik.
“Intinya, jika badan fit, makan atau minum apapun tidak akan mudah menimbulkan infeksi pada amandel!” ungkap Fauzan. Kendati demikian, radang amandel tak ada hubungannya dengan alergi, karena alergi tidak menimbulkan infeksi sekunder oleh bakteri.
Tak Harus Diangkat
Radang amandel memang bisa menimbulkan bahaya, seperti radang telinga bagian tengah (otitis media) yang bisa menyebabkan sakit congek. Juga bisa memicu sinusitis bila disertai pilek yang tak sembuh-sembuh.
Selain itu, bila terjadi berulang dan berkepanjangan, bisa menyebabkan penyakit jantung rematik dan peradangan ginjal (glomerulonefritis). Maka, pertimbangan dokter mengangkat amandel yang bermasalah adalah untuk menghindari risiko tadi.
Namun, bukan berati menjadi mudah bagi dokter untuk memutuskan mengambil langkah operatif untuk kasus radang amandel. Ada beberapa kriteria yang dikatakan amandel perlu diangkat.
Pertama, bila dikatakan serangan radang tenggorokan terjadi lebih dari 7 kali selama setahun. Atau radang tenggorokan terjadi 5 kali setahun dalam 2 tahun berturut-turut. Kedua, bila radang amandel terjadi dan menyebabkan pasien mengalami kejang demam. Kondisi ini bisa mengakibatkan dampak lebih buruk bila tak segera ditangani.
Ketiga, radang amandel menyebabkan obstruksi (penyempitan saluran nafas), sehingga pasien mengalami sesak nafas. Atau radang amandel ditengarai menjadi penyebab henti nafas anak saat tidur.
Keempat, bila radang amandel menimbulkan kesulitan makan dan minum, menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan pada anak-anak. Kelima, bila radang amandel dicurigai sebagai keganasan. Biasanya dikenali dengan pembesaran amandel yang tak sama antara kanan dengan kiri. Namun, khusus yang terakhir, biasanya terjadi pada orang dewasa.
Bila sejumlah pertimbangan ini terpenuhi barulah dokter akan mengambil langkah operatif sebagai pilihan terakhir. “Sebenarnya bila diobati secara tepat dengan antibiotik yang sesuai, selama 3-6 minggu 17 persen anak-anak yang direncanakan akan dioperasi batal, karena sudah membaik,” ujar Fauzan.
Untuk batas minimum hingga harus dilakukan tindakan operasi, Fauzan mengatakan, tak terbatas pada usia tertentu. Namun, umumnya operasi pengangkatan amandel dilakukan kepada anak di atas usia 6 tahun. “Pertimbangannya, karena jika operasi dilakukan pada anak dibawah usia tadi akan menyulitkan perawatannya pasca operasi,” tandas Fauzan.
Penting Dihindari Pasca Operasi Amandel
Jika belum lewat 3 sampai 5 hari pasca operasi amandel, dr. Fauzan menyarankan agar pasien menghindari mengonsumsi beberapa jenis makanan. Tujuannya, agar bekas operasi tak terangsang atau mengakibatkan pembuluh darah terbuka kembali.
1. Makanan yang panas.
2. Makanan dengan konsistensi padat, misalnya keripik.
3. Makanan berpewarna dan bergula buatan.
4. Makanan yang memiliki rasa pedas.
Laili Damayanti

http://www.tabloidnova.com/Nova2/Kesehatan/Anak/Amandel-Operasi-atau-Tidak-1
http://www.tabloidnova.com/Nova2/Kesehatan/Anak/Amandel-Operasi-atau-Tidak-2

Lamandel di GayaFM

“Lho lho…ada apa tho ini bu? Kok kaya orang dikejar-kejar gitu…?”
“Haduuuuh bu RT…Gimana ndak kuatir, anakku mau dioperasi …!!!”
“Dioperasi, kenapa? Memang sakit apa sih?”
“Amandel bu…
”Oalah…amandel? Gitu aja kok panic tho bu.Amandel itu juga
dibutuhkan bagi tubuh kita lho.Fungsinya untuk menyaring atau sebagai
filter kalau ada kuman, virus,atau bakteri yang masuk.”
“Terus saya harus apa dong bu RT? Anak saya di rumah jadi susah
makan, badannya juga panas,.Katanya kalau menelan makanan sakit.”
“Dah.. ndak usah kuatir bu. Nih..minum aja Lamandel, pasti dijamin beres amandelnya”.
“Lamadel?’
“Iya…Lamandel.Pertama dan satu-satunya yg mampu mengatasi tuntas
amandel secara alami.Tenang, Lamandel terbuat dari bahan herbal
berkualitas tinggi dan diolah secara higienis, berbentuk serbuk dan
rasanya manis. Prosesnya sesuai dengan standar produksi obat
tradisional yang baik serta telah disertifikasi badan POM dan
halal.Anak saya juga minum lamandel.”
“Iya tante, setelah minum lamandel, aku jadi sehat , lebih berkonsentrasi
dan jadi lahap makannya.
“Oo… jadi amandelnya anakku bisa sembuh ya Bu RT?”
“Iya..Lamandel juga sudah tersedia di apotik K-24 atau toko obat
terdekat.Harganya juga terjangkau dan tersedia dalam kemasan praktis
dan ekonomis.Kalau mau Tanya-tanya nih di 92 620 320 atau buka
websitenya di www.obatamandel.com. Sudah,…beri anak ibu
Lamandel dulu biar cepat sembuh.”
Lamandel, Ramuan tanaman obat yg secara tradisional dipakai untuk
membantu mengatasi radang tenggorokan,sering batuk
pilek,memperbaiki nafsu makan,meningkatkan daya tahan tubuh dan
konsentrasi.Baik dikonsumsi anak & dewasa.
“Lamandel, solusi sehat alami”
Lamandel di gaya FM
Juli – Oktober 2009

Selamat Tinggal Radang Amandel

Radang amandel atau pembesaran kelenjar amandel adalah hal yang sangat sering terjadi pada anak-anak. Menurut dr. Rita, Pengelola Program Kesehatan Mandiri, yang sering mengadakan pemeriksaan di sekolah dasar (SD), mengatakan 50% anak yang diperiksa mengalami pembesaran kelenjar amandel. Ada beberapa pula yang ditemukan telah meradang.
Gejala Anak yang mengalami radang amandel antara lain sering batuk – pilek, tenggorokan sakit dan susah menelan. Nafsu makan kurang, sehingga sering badannya menjadi kurus. Meskipun tidak berarti anak yang gemuk akan terbebas dari radang amandel.
Radang amandel yang terjadi menyebabkan elastisitas otot sekitar kerongkongan berkurang, sehingga dapat menyebabkan amandel membesar walau tidak radang. Pembesaran ini menyebabkan saluran nafas tertekan sehingga mendengkur saat tidur.
Konsentrasi anak yang menderita radang amandel dapat menurun karena aliran oksigen ke otak kurang baik, dan cenderung bernafas menggunakan mulut untuk melegakan pernafasannya.
amandelPenyebab amandel antara lain adalah daya tahan tubuh yang rendah kerena gizi makanan yang kurang seimbang, serta zat aditif malanan yang menekan daya tahan tubuh. Seperti kita ketahui bersama saat ini jajanan yang beredar disekolah tidak lepas dari bahan pengawet, pewarna, dan penyedap.
Pengabatan sakit amandel seperti ini pada umumnya secara sistomatis, yaitu dengan memberikan obat batuk- pilek, penurun panas saat demam, dan antibiotik. Radang yang terjadi berulang, menyebabkan amandel membesar walau tidak radang. Hal ini cukup mengganggu,sehingga dokter menyarankan operasi pengangkatan kelenjar amandel. Padahal fungsi amandel sendiri pada dasarnya adalah sebagai penyaring kuman sebelum masuk dalam tubuh. Sehingga dalam beberapa penelitian, ada yang menyebutkan daya tahan tubuh anak tidak membaik setelah operasi.
Di alam indonesia ini banyak sekali tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati dan mencegah radang amandel, antara lain : mengkudu, daun pecut kuda, sambiloto, jarong, kapulaga, kunyit, semanggi gunung, dan sosor bebek.

Tanya Jawab Lamandel

Penyakit amandel banyak sekali diderita oleh anak-anak dan membuat orang tua juga menjadi gelisah. Maka dari itu banyak dokter dengan mudah menyuruh kita untuk melakukan pengangkatan amandel, sebenarnya itu tidak perlu di lakukan karena jika itu terjadi karena adanya bakteri si anak hanya perlu di obati.
Dalam bahasa yang lain amandel juga bisa disebut dengan tonsil. Tonsil atau amandel ini adalah sebagai penangkal kuman atau virus yang masuk kedalam tubuh kita. Ketika anak-anak kita rentan sekali terhadap penyakit ini karena dimasa anak-anak ini sistem kekebalan tubuhnya masih kurang. Amandel ini berada disisi kanan dan kiri rongga tenggorokan. Organ ini berada di urutan paling depan. Fungsinya sebagai penangkal kuman yang masuk kedalam tubuh kita melalui mulut.
Selain itu masih ada lagi organ yang kegunaanya hampir sama dengan amandel yaitu adenoid berada di langit- langit rongga tenggorokan yang dekat dengan saluran hidung.
Dalam kedaan baik sebenarnya di rongga mulut dan tenggorokan juga memang sudah ada kuman, namun kuman-kuman tersebut tidak akan membuat anak kita sakit karena pertahanan tubuh anak kita dalam keadaaan baik. Akan tetapi bila kekebalan dan anak kita menurun anak kita akan mudah terserang infeksi, berbeda dengan orang dewasa yang mempunyai sistem imun yang kuat akan jarang terserang infeksi.
Saat terjangkit infeksi, amandel kita akan mengalami iritasi atau peradangan.Bila anak kita membuka mulutnya akan terlihat amandelnya merah dan bengkak. Radang ini di tandai oleh suhu tubuh yang tinggi dan rasa sakit di tenggorokan pada saat menelan makanan.
Menurut pakar kesehatan Mayo Clinic, radang amandel paling sering diakibatkan oleh virus. Yang kedua, bakteri. Dari akibatnya bakteri itu paling sering. Bakteri Streptococcus beta-haemolyticus grup A. Bila diakibatkan oleh virus, si penderita hanya membutuhkan obat pereda rasa sakit, penurun panas, dan perawatan rumah. Karena infeksi ini akan sembuh dengn sendinya ketika sistem imun kita juga sudah mulai pulih.
Namun bila infeksi diakibatkan oleh bakteri si penderita juga membutuhkn antibiotik. Radang amandel tidak harus selalu dioperasi jika dipatuhi dengan baik. Banyak dokter mengambil jalan operasi dalam menghadapi masalah radang amandel ini. Pada dasarnya setelah kita memeriksakan kerumah sakit dokter akan mrenyarankan operasi amandel ketika melihat amandel kita terlihat membesar. Padahal, kondisi amandel yang membesar tidak bisa begitu saja dijadikan dasar melakukan operasi.
Ketika kita terserang infeksi, wajar kalau amandel membengkak cukup besar karena memang sedang terjadi peradangan. Bila sehabis infeksinya telah diobati ternyata amandelnya mengempes dan pasien kembali sehat, berarti memang amandelnya tidak perlu diangkat. Istilah dokternya, "Belum ada indikasi untuk operasi."

Operasi amandel adalah jalan terakhir.

Penanangan ini diambil ketika amandel sudah menjadi sumber penyakit bagi si penderita bukan lagi sebagai penangkal dari kuman-kuman penyakit.
Amandel dikatakan telah menjadi sumber penyakit bila menjadi serang kuman yang menyebabkan kita akan sering terserang amandel.jika telah menjadi sarang kuman yang menyebabkan infeksi berulang. Ini mirip dengan kondisi perang ketika benteng pertahanan telah dikuasai lawan dan menjadi markas mereka. Maka, pada saat itu, tak ada pilihan lain, benteng harus diserang.
Dalam kondisi baik, amandel berfungsi menjadi penangkal infeksi. Tapi jika terlalu sering kena infeksi, ia bisa menjadi sarang kuman yang menyebabkan infeksi berulang. Ini bisa dilihat dari seberapa sering si penderita terserang infeksi. Bila selama setahun dia mengalami 5 atau 6 kali ineksi maka amandel tersebut sudah menjadi sumber penyakit.
Terlalu sering si anak terkena infeksi setiap bulan atau beberapa bulan sekali berarti bukan lagi disebabkan oleh bakteri maka si anak ini memang harus melakukan operasi agar infeksi ini tidak berpengaruh terhadap organ yang lainnya, seperti jantung dan ginjal.
Penangan operasi ini diambil bila amandel sudah membengkak terlalu besar serta bisa mengganggu saluran nafas. Terutama bila adenoid membesar juga maka jalan satu-satunya adalah opersi agar si anak tidak mengalami sesak nafas atau henti nafas saat tidur.
Operasi disarankan jika si penderita juga mengalami infeksi telinga, infeksi hidung yang kronis, radang tenggorokan yang kronis, dan nafas yang bau.
Operasi sangat dianjurkan jika amandel itu sudah kritis dan perlu penanganan lebih awal. Akan tetapi para dokter juga harus realities bila opersi itu juga tidak harus dilakukan. Dokter menekankan perlunya dokter menentukan indikasi operasi ini dengan cermat. Memang kita ketahui bahwa yang lebih tahu itu dokter tapi kita juga sebagai pasien mempunyai plihan dari pendapat dokter lain.
Walaupun sudah sembuh dan amandel masih kelihatan besar itu bukan alasan untuk melakukan operasi. Ketika kita dewasa juga rongga mulut dan tenggorokan kita akan membesar dan amandel akan tampak kecil. Setelah usia kita 12 tahun kegunaan amandel akan di gantikan dengan sistem imun, walaupun amandel juga banyak menyerang orang dewasa.
Jika dokter sudah menyarankan untuk operasi dokter juga sebernarnya sudah mempunyai alasan yang kuat, tetapi jika dokter terlalu tergesah –gesah mengambil kaputusan untuk melakukan operasi si penderita akan kehilangan organ yang sangat penting.
Maka banyak orang tua yang tidak mengambil tindakan tersebut dan beralih melakukan pengobatan lain agar anaknya sembuh. Dan menyangka bahwa dokter hanya mengambil keuntungan dari masalah si penderita tersebut, padahal hal itu memang harus di lakukan agar tidak berdambak buruk untuk yang lainnya. terutama akan menimbulkan komplikasi terhadap jantung dan ginjal. Jadi amandel bisa dipertahankan bila belum ada alasan yang kuat untuk melakukan pengangkatan amandel. Dokter juga menyarankan agar para orang tua tidak meremehkan radang tenggorokan pada anak terlebih lagi pemilihan antibiotik yang tidak tepat.
Maka dari itu para orang tua disarankan untuk mengambil pengobatan lain. memberikan alternative obat lain juga bisa membantu misalnya saja pemberian antibiotik dan penggunaan obat herbal. Tapi untuk penggunaan antibiotik para orang tua harus mengkonsultasikan lagi ke dokter.
Tanda-tanda apa saja yang harus dilakukakan sebagai orang tua pada saat akan membawa anak kita ke dokter.kalau tenggorokan meradang disertai suhu tubh yang tinggi dan rasa sakit pada saat menelan saat inilah radang amandel sudah mulai terkena infeksi
Menurut panduan Mayo Clinic, tindakan operasi perlu diambil jika si anak mengalami infeksi tenggorok parah:
- Setidaknya 7 kali dalam setahun
- Atau, setidaknya 5 kali setahun, dalam rentang 2 tahun
- Atau, setidaknya 3 kali setahun, dalam rentang 3 tahun
Jika si penderita ditangani lebih awal maka dharapkan radang amandel tidak akan terlalu parah. Dan pengangkatan amandel juga tidak perlu dilakukan.

Mencegah sakit amandel berulang

Setelah si penderita sembuh dari amandelnya si penderita juga harus menjaga dirinya agar tidak teserang penyakit amandel lagi, yaitu dengan cara menjaga pola makannya, menjaga kebersihan makannya, istirahat yang cukup serta olah raga, dan menghindari orang yang terkena infeksi.
Sebagai orang tua juga harus memperhatikan anaknya agar menghindari makanan atau minuman yang bisa menyebabkan penyakit amandel kambuh lagi, terutama anak-anak kita yang memiliki tenggorokan yang sensitif.
Makanan dana minuman yang harus di hindarai ialah makanan yang pedas, mengandung bahan pewarna dan pemanis buatan, permen,coklat, ciki, dan minuman minuman dingin lainnya.
Lebih baik kita menghindari dari pada kita harus mengobati.
Dimana saya mendapatkan lamandel ?
Lamandel dapat diperoleh di
a. outlet herba bagoes
b. Jaringan apotik K24
c. Beberapa apotik terkemuka
d. Pembelian online di http://obatamandel.com/
Apakah ada pertanyaan lain ?

Hubungi / SMS hotline : 0812 3536 872

Layanan Pelanggan
belanja amanBelanja Aman
Cara belanja di obatamandel.com sangat mudah. Anda cukup isi form pembelian dengan mengisi nama, email, no telp, dan pesaman anda. Selain itu anda juga bebas order via Chat, SMS, BBM, Whatsapp, maupun telpon customer service kami.
Kami juga memiliki layanan “Hubungi Saya” Silahkan tinggalkan no hp anda, customer service kami akan dengan senang hati menghubungi anda!
pengiriman amanPembayaran dan pengiriman
Pembayaran kami menyediakan berbagai jenis rekening bank yang memudahkan anda untuk melakukan transaksi.
Bisa transfer ke rekening :
BCA : 4401104997 an annas ahmad
Mandiri : 006 000 6732576 an annas ahmad
BRI : 04190 100 465 2505 an annas ahmad
Pengiriman kami dilakukan dengan menggunakan kurir terpercaya seperti Tiki, JNE, POS, Dakota, Maupun jayon express untuk layanan COD
garansiGaransi / Retur
Kami menjamin semua barang yang sudah anda bayar akan sampai kurang dari 10 hari. Jika barang diterima lebih dari 10 hari, Kami akam mengembalikan 100% uang anda. Tentu barang yang sudah anda terima tetap menjadi hak anda.

Pelayanan Pelanggan

- Belanja Aman
- Pembayaran dan pengiriman
- Garansi / Retur
- Tanya Jawab
- Aturan pakai

Gabung Di Komunitas

Facebook
Instagram

Pembayaran

Bca

Pengiriman

Tiki
JNT

Herba Bagoes

Jl. H Sidin 2 Jakarta
Telepon / SMS / WA 0819 08252178
email : info@herbabagoes.com