Infeksi Amandel

Infeksi Amandel

Gejala amandel biasanya ditandai dengan tenggorokan terasa kering dan sakit untuk menelan makanan atau minuman. Biasanya ada penyebab yang akan menyebabkan terjadinya radang amandel. Anak yang terkena radaang amandel karena daya tahan butuh sedang dalam kondisi yang kurang baik. Ditambah dengan faktor-faktor yang menyebabkan radang amandel tersebut dan biasanya terjadi secara berulang.

Penyebab terjadinya radang amandel adalah infeksi. Infeksi ini jika tidak diobati dengan cepat maka akan menimbulkan penyakit yang lain. Sedangkan faktor yang biasa terjadinya radang amandel adalah makanan yang terkontaminasi atau tidak higienis, pengaruh cuaca, kelelahan fisik, dan menurunnya imun tubuh.

Mengapa infeksi dapat menyebabkan radang amandel?

Faktor utama yang menyebabkan radang amandel adalah virus dan bakteri. Dimana virus sendiri menjadi penyebab yang terbanyak dari amandel yang meradang. Beberapa virus yang bisa menyebabkan radang amandel adalah Adnovirus, Rhinovirus, dan virus Parainfluenza. Paling sering bakteri penyebab radang amandel adalah Streptokokus beta hemolitikus grup A. Sekitar 15-30% penyebab radang amandel adalah bakteri jenis ini.

Bagaimana bisa virus dan amandel ini dapat menginfeksikan amandel? Dengan kontak yang erat dengan sumber infeksi dan daya tahan tubuh yang kurang optimal akan memudahkan untuk penyebaran infeksi bakteri ini. Setelah terjadinya kontak yang erat, maka bakteri atau virus secara langsung akan masuk melalui permukaan amandel dan akan menyebabkan radang. Khusus untuk bakteri, bakteri akan melepaskan zat toksin ke permukaan amandel sehingga dapat menimbulkan gejala yang lebih berat nantinya. Jika sudah masuknya bakteri ke dalam amandel maka gejala yang akan timbul selang waktu 2 sampai 3 hari.

Penyakit yang lain juga dapat menimbulkan radang amandel. Biasanya hal tersebut terjadi karenaletak nya yang berdekatan atau penyebarannya secara langsung.

Penyakit yang harus diwaspadai untuk anak-anak:

  1. Radang tenggorokan. Pada dasarnya apabila tenggorokan pada anak mengalami radang, maka amandel akan lebih mudah terkena infeksninya juga. Hal tersebut dikarenakan oleh lokasi amandel yang dekat dengan kerongkongan.
  2. Alergi yang terjadi pada si anak, biasanya disebabkan oleh sensitivitas daya tahan tubuh yang dimiliki oleh si kecil terlalu kuat terhadap satua atau lebih alergen (zat yang dapat memicu alergi). Salah satu alergi pada si kecil yang biasanya menyebabkan amandel adalah alergi dengan debu, asap rokok dan cuaca yang dingin.

Faktor pencetus terjadinya radang amandel biasanya adalah makanan dan faktor cuaca yang dingin. Kebiasaan makan makanan gorengan dan mengkonsumsi minuman dingin memiliki hubungan yang erat dengan radang amandel. Makanan yang tidak diproses dengan baik dan higienis dan jugapenyimpanannya yang sering terbuka akan menyebabkan anak menjadi lebih mudah terkena radang amandel. Minuman yang dingin juga bisa menyebablan pembulu darah mengecil. Sehingga sel darah putih yang berfungsi untuk melawan bakteri akan berkurang. ini juga merupakan penyebab terkena radang pada amandel.

Mencegah terkena radang amandel sangat mudah. Kebiasaan-kebiasaan yang baik harus diterapkan kepada anak. Berikut adalh tips yang dapat dilakukan untuk anak yang dapat mencegah amandel meradang:

  • Jaga makanan dan minuman untuk anak usahakan memberikan makanan dan minuman dengan higienitas yang baik
  • Ajarkan kepada anak untuk selalu cuci tangan sebelum makan dan sesudah keluar dari toilet
  • saat anak sedang batuk ataupun pilek, ajarkan kepada anak untuk selalu menutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan saat batuk terjadi.
  • meningkatkan daya tahan tubuh pada anak dengan memberikan multivitamin dan makanan yang bergizi yang banyak.
  • Ajarkan kepada anak untuk selalu menyikat gigi secara teratur minimal 2 kali sehari agar kebersihan mulut dan gigi akan tetap terjaga
  • Jika anak keluar rumah maka diusahakan untuk memakai masker agar terhindar dari debu dan berbagai polusi udara yang lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *