Apakah si kecil harus operasi amandel / tonsil ?

Operasi amandel atau tonsil selalu menjadi momok bagi orang tua yang memiliki anak antara 5-10 tahun. Seringkali karena berulangnya kasus radang amandel atau tonsilitis, dokter menyarankan untuk diambil tindakan operasi amandel. Pada dasarnya amandel atau tonsil adalah organ pertahanan tubuh dan meningkatkan sistem imun. Tetapi ketika infeksi biasa amandel / tonsil akan mengalami pembesaranyang menandakan terjadi peradangan. Dan apabila infeksinya sudah di obati hingga sembuh pasti amandel atau tonsilnya akan kembali mengecil. Jadi, amandel memang sebenarnya tidak perlu diangkat atau dioperasi.
Operasi adalah pilihan yang paling akhir. Tindakan ini hanya disarankan ketika amandel atau tonsil sudah menjadi sumber penyakit. Dan pada saat itu tidak ada pilihan lain selain dilakukan operasi.

Tanda-tanda pembengkakan tonsil dan harus di operasi:

* Dalam 1 tahun sudah terjadi infeksi 7 kali atau lebih.
* Terjadinya pembengkakan pada amandel atau tonsil sehingga mengakibatkan gigi maju kedepan,
* Pembengkakan amandel atau tonsil dapat menyebabkan sesak nafas dan gangguan tidur.
* Pembengkakan yang membesar dan dicurigai sebagai tumor.
Bagaimana proses pengangkatan atau operasi amandel bisa disimak pada video berikut ini :

Tonsil bisa dibilang masalah ketika sudah terjadi berulang kali dan sudah menjadi sarang bakteri. Pada keadaan sehat amandel atau tonsil berfungsi sebagai penyaring kuman agar tidak masuk kedalam tubuh manusia. Jika sudah terkena infeksi, amandel atau tonsil akan menjadi sarang kuman dan akan terjadi infeksi secara berulang-ulang. Hal ini bisa dilihat seberapa sering terkena infeksi, kalau setahun dapat mengalami 6-7 kali infeksi sudah parah dan amandel / tonsil sudah menjadi sarang kuman dan bakteri.
Jika anda sudah sering mengalami infeksi tenggorokan akut dalam 2 bulan sekali atau sebulan sekali itu memang telah ada indikasi untuk operasi. Bila dibiarkan pengaruh infeksi dapat meluas ke bagian tubuh lain seperti jantung dan ginjal. Apabila pembengkakan amandel atau tonsil terjadi bukana infeksi yang terjadi berulang kali maka dari itu belum ada alasan untuk diadakan operasi pada organ tonsil.
Tindakan operasi dapat diambil jika amandel atau tonsil terjadi pembesaran sampai mengalami sulit untuk bernafas(sesak nafas).
Operasi dapat disarankan jika pasien mengalami infeksi parah pada telinga bagian tengah yang terjadi berulang kali. Terjadinya infeksi pada rongga hidung yang sudah kronis maupun terjadinya radang pada tenggorokan yang sudah kronis disertai bengkak pada organ tonsil.

Mengenal Tonsillitis atau Radang Amandel Lebih Jauh

Amandel atau tonsil adalah salah satu bagian tubuh manusia yang termasuk kedalam kelenjar getah bening.Yang terletak pada bagian atas kanan dan kiri pangkal pada tenggorokan.
Amandel merupakan bagian dari pertahanan/filter tubuh manusia. Pada bagian amandel / tonsil terdapat sel-sel makrofak yang berguna sebagai penyaring bakteri agar tidak masuk kedalam tubuh manusia.Tonsillitis adalah bagian dari infeksi pada saluran pernafasan bagian atas. Tonsillitis ini sangat mudah untuk diketahui. Umumnya tanda-tandanya adalah rasa sakit bila menelan dan biasanya disertai demam. Jika mempunyai amandel yang cukup lama biasanya tidak merasakan sakit bila menelan melainkan kesulitan untuk menelan dan susah untuk bernafas juga dikarenakan amandel / tonsil yang sudah membesar sehingga terjadinya penyempitan pada saluran tenggorokan.

Gejala Terjadinya Tonsillitis

Tanda-tanda yang sering ditemui ketika terjadi tonsillitis, adalah sebagai berikut:
* Disekitar amandel berwarna merah sehingga menimbulkan bintik-bintik berwarna putih.
* Nyeri pada tenggorokan sehingga leher menjadi membesar.
* Nyeri saat menelan
* Demam
* Badan terasa pegal-pegal
* Biasanya disertai batuk dan pilek
* Nyeri kepala
* Badan terasa mengigil
tonsillitis

Apa Sebenarnya Fungsi Organ Amandel?

Pada organ amandel terdapat sel-sel darah putih yang termasuk sistem kekebalan tubuh dan berfungsi meredam serangan penyakit. Amandel juga membantu mematikan virus dan bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya radang dan tubuh menjadi demam. Infeksi juga dapat terjadi di bagian tenggorokan dan sekitarnya. Biasanya pengobatan radang disarankan oleh dokter untuk mengkonsumsi obat antibiotik dan paracetamol. Tetapi, sebaiknya sebelum minum antibiotik penderita harus dapat memastikan dulu apa penyebab terjadi penyakitnya. Antibiotik tidak akan berfungsi kalau penyakitnya disebabkan oleh serangan virus.

Mengkonsumsi antibiotik tidak baik dilakukan terlalu sering dan dalam jangka waktu yang lama.

Masalah tonsillitis sering sekali kita jumpai. Seseorang jika sudah terkena tonsillitis sangat mudah untuk terkena penyakit tonsillitis kembali. Cara menghindari terkena radang kembali lakukan hal berikut :
* Mengindari makanan dan minuman yang bersifat dingin.
* Menghindari makanan yang memakai perasa dan bahan pengawet.
* Memakai masker di kawasan yang berdebu dan berpolusi.
* Minum suplemen dan olahraga secara teratur untuk menjaga daya tahan tubuh.
* Berkumur – kumur dengan air garam minimal 3-4 kali sehari.
* Mengkompres dengan air hangat pada leher.
* Istirahat dan tidur yang cukup.

Tips Menghindari Tonsillitis

Berikut beberapa cara sederhana agar terhindar dari radang amandel:
– Makan dan minum dalam kondisi hangat.
– Menghindari udara yang terlalu dingin.
– Memperbanyak makan buah.
– Mengkonsumsi makanan yang yang telah dimasak / matang.
– Bila terjadi pembesaran,berkumurlah dengan air hangat yang sudah di campur dengan air garam sehingga terkena organ amandelnya.

Tonsilitis

Tonsilitis adalah peradangan pada organ tonsil / amandel bersama pengumpulan lektosit, bakteri patogen, dan juga sel-sel epitel mati. Secara medis peradangan ini ada yang akut, ditandai dengan rasa nyeri menelan dan sering disertai demam. Sedangkan tonsilitis yang sudah kronis (akut) biasanya tidak nyeri ketika menelan, tapi jika ukurannya tonsil cukup besar sehingga menyebabkan kesulitan menelan.

tonsilitis kronis
tonsilitis kronis
Kapan tonsilitis atau radang amandel harus dioperasi? Para dokter ahli masih belum satu pendapat mengenai ini, namun umumnya literatur klinik membagi indikasi operasi tonsilitis menjadi :
– Absolut (harus operasi)
– Relatif (tidak operasi)

Gejala Tonsilitis

Gejala tonsilitis atau radang amandel adalah penderita merasa tenggorokan kering, ada rasa mengganjal di leher, nyeri saat menelan ludah atau makanan dan minuman sehingga menjadi malas makan. Nyeri ketika tonsilitis meradang dapat menjalar ke sekitar leher dan telinga.
Gejala umum tonsilitis berupa :

  • demam
  • sakit tenggorokan
  • kadang menggigil
  • lemas
  • nyeri otot
  • batuk pilek
  • suara serak
  • mulut berbau
  • mual
  • nyeri perut
  • pembesaran kelenjar getah bening sekitar leher

Terkadang penderita tonsilitis (kronis) mendengkur saat tidur terutama jika ada pembesaran kelenjar yang berada di dinding bagian belakang antara tenggorokan dan rongga hidung.
Gejala tonsilitis tersebut dapat diketahui jika si penderita melakukan pemeriksaan. Pada saat pemeriksaan, dijumpai pembesaran tonsil (amandel), berwarna merah, kadang dijumpai bercak putih (eksudat) pada permukaan tonsil, warna merah yang menandakan adanya peradangan di sekitar tonsil dan tenggorokan.

Pencegahan Tonsilitis

Tidak ada cara khusus mencegah amandel atau tonsilitis. Namun ada beberapa cara membantu untuk menghindarkan diri dari radang amandel dan tonsilitis :
1. Cuci tangan sesering mungkin mencegah penyebaran mikro-organisme yang dapat menimbulkan tonsilitis.
2. Menghindari kontak dengan penderita infeksi radang tenggorokan, setidaknya hingga 24 jam setelah penderita infeksi tenggorokan.
3. Hindari banyak bicara dan istirahat yang cukup
4. Konsumsi air hangat atau dapat ditambahkan dengan konsumsi herbal seperti lamandel
Di musim pancaroba seringkali gejala dan kasus tonsilitis meningkat cukup tinggi. Sehingga perlu diwaspadai khususnya bagi yang memiliki anak dibawah 10 tahun. Menghindari air es juga perlu dilakukan untuk mencegah radang amandel atau tonsilitis menyerang.

Apakah Amandel Perlu Dioperasi?

Amandel yang di kalangan tenaga medik dikenal sebagai tonsil, adalah sebuah kelenjar getah bening raksasa. Ia tumbuh normal di kanan kiri belakang mulut dan mencapai bentuk yang paling besar kira-kira menjelang masuk usia 14 tahun. Jadi, di usia bayi amandel belum kelihatan, di usia tua amandel cenderung mengecil.
Amandel bukan barang berhaya bagi tubuh, karena selalu ada pada setiap orang – hanya besarnya saja yang berbeda dari anak ke anak. Ada yang besar sekali hingga hampir menutup jalan keluar mulut dan menimbulkan gangguan pernapasan, ada yang sedang-sedang saja yang kemudian dapat mengecil dengan sendirinya.
Pada serangan virus atau bakteri (terutama yang menyerang saluran napas), amandel akan giat bekerja untuk membasmi kuman yang lalu lalang di sekitarnya. Amandel dapat meradang, nyeri dan mengeluarkan kotoran-kotoran. Bahkan kelenjar getah bening leher di dekatnya pun bisa ikut-ikutan meradang terutama bila ada serangan bakteri. Setelah selesai, amandel akan normal kembali. Saat meradang pemilik amandel bisa mengeluh sakit ketika menelan atau nyeri leher, panas, tenggorokan serasa kering.

operasi amandel
operasi amandel

Tidak selalu semua anak panas berarti amandelnya meradang. Dalam pelayanan yang serba cepat bisa jadi dokter kadang-kadang dapat menyebut radang tenggorokan / amandel ketika pasien panas, walaupun mungkin ia lihat tak ada apa-apa dengan amandelnya. Kasus ini mungkin untuk memudahkan persoalan hubungan komunikasi dokter-pasien yang kadang tidak dipahami oleh orang tua pasien. Tetapi ada baiknya sebagai orang tua memahami kondisi ini dengan sejelasnya, agar tidak terjadi salah paham di kemudian hari.
Perhatikan juga untuk selalu menjaga kebersihan mulut dengan gosok gigi atau kumur dengan antiseptik sehingga tidak menjadi sarang kuman. Operasi pengangkatan amandel tentu dengan pembiusan umum, perlu persiapan dengan pemeriksaan fisis dan laboratorium untuk memastikan keamanannya.
Setiap operasi tentu berpotensi menimbulkan penyulit medis, yang paling sering adalah perdarahan dan infeksi. Bahkan pembiusan pun ada penyulitnya. Kalaupun dirawat normalnya takkan lebih dari sehari. Tanyalah dan konsultasi ke dokter yang akan mengoperasi dengan detail.
Ada kriteria kapan amandel sebaiknya dibuang atau tidak, bergantung pada faktor pendukung atau penghambatnya. Pada dasarnya amandel sendiri harus dioperasi jika diperlukan dalam kondisi darurat seperti sleep apnea. Kalau amandel tenang-tenang saja dan tak membawa masalah tentu operasi tak perlu dilakukan.

Amandel

Pasti kita sering sekali mendengar istilah amandel atau dalam dunia medis dikenal dengan nama tonsil. Siapakah amandel sebenarnya?
Amandel adalah organ tubuh yang termasuk dalam kelenjar getah bening. Lokasinya ada dibagian atas kanan dan kiri pangkal tenggorokan. Amandel sendiri merupakan bagian dari organ pertahanan / filter tubuh. Di organ amandel terdapat sel sel makrofak yang berfungsi sebagai eliminator infeksi.
Kasus radang amandel merupakan bagian dari infeksi ISPA, dan kasus radang amandel ini banyak terjadi di Indonesia utamanya pada anak-anak dibawah 10 tahun.
Radang amandel sendiri sangat mudah untuk dideteksi. Gejalanya ditandai dengan nyeri ketika menelan, dan tidak jarang disertai demam. Sedangkan yang sudah menahun biasanya tidak nyeri menelan, tapi jika ukurannya cukup besar akan menyebabkan kesulitan menelan. Untuk video radang amandel bisa juga dilihat di link ini.
Gejala umum radang amandel yang biasa ditemui antara lain :

  • Warna memerah, hingga menimbulkan bintik keputihan
  • Sakit tenggorokan, leher bengkak
  • Sulit menelan
  • Demam
  • Badan pegal
  • Umumnya disertai batuk / pilek
  • Sakit kepala
  • Panas dingin

Dalam amandel, sel-sel darah putih dari sistem kekebalan tubuh meredam serangan dengan membantu menghancurkan virus atau bakteri, dan juga menyebabkan peradangan dan demam. Infeksi juga dapat terjadi di tenggorokan dan sekitarnya.
Pengobatan radang amandel yang umumnya disarankan oleh dokter adalah menggunakan antibiotik dan paracetamol. Ada baiknya pasien memastikan juga penyebab dari infeksi, karena penggunaan antibiotik tidak akan berpengaruh jika disebabkan oleh virus. Penggunaan antibiotik yang tidak semestinya juga tidak baik dalam jangka panjang. Penggunaan paracetamol atau penurun panas juga perlu disesuaikan. Saat demam masih 38-39 derajat, baiknya dikompres hangat atau mandi air hangat dahulu. Berikan paracetamol jika suhu tubuh lebih dari 39 dan tetap jaga agar kondisi pasien nyaman.
Dalam kasus radang amandel, banyak sekali ditemukan kasus berulang. Artinya seorang pasien yang pernah terkena radang, sangat mudah untuk terserang kembali. Maka, perlu diperhatikan perawatan pasca radang dengan menghindari penyebab radang seperti minuman dingin, makanan dengan perasa dan pengawet buatan, atau berada di areal debu berlebihan tanpa masker. Selain hal diatas perhatikan juga untuk selalu menjaga daya tahan tubuh dengan suplemen serta berolah raga secara teratur.

Amandel, hindari minuman dingin dan es

Radang amandel bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Mulai anak kecil hingga dewasa bisa terserang radang amandel ataupun radang tenggorokan. Radang amandel dan radang tenggorokan mengakibatkan sudah menelan dan sakit. Saran dari dokter dan ahli adalah menghindari minuman dingin maupun es krim, karena dapat memicu radang semakin parah. Seseorang yang pernah terkena radang amandel, sangat mudah dan memungkinkan untuk terserang amandel kembali. Menjaga daya tahan tubuh dengan makan sehat dan berolah raga sangatlah penting.
Dianjurkan pula mengenali pola tertentu yang mengakibatnya terserang amandel. Misalnya sensitif ketika makan es krim, maka sebaiknya es krim dihindari. Makanan yang merangsang seperti minuman terlalu panas, terlalu dingin, terlalu asam, dan pedas sebaiknya dihindari untuk mencegak iritasi di saluran pencernaan.
Amandel adalah bagian dari kelenjar getah bening yang letaknya di sisi kanan kiri pangkal tenggorokan. Peradangan pada amandel bisa terjadi karena infeksi bakteri maupun virus. Ketika kondisi-nya meradang organ akan membesar, berwarna merah, dan disertai rasa sakit (nyeri).
Tidak semua kondisi radang amandel harus dioperasi, karena pada dasarnya operasi hanyalah diperlukan dalam kondisi darurat saja, Memang sulit menghindari es krim maupun makanan yang menjadi favorit kita, tetapi kesehatan jauh lebih berharga dibandingkan kenikmatan sesaat. Perhatikan juga, jika kondisi badan kurang baik dan cuaca tidak mendukung sebaiknya dihindari secara total.

Sharing amandel bersama ribuan keluarga sehat

Mari bergabung dengan ribuan keluarga sehat di facebook.
Kita bisa saling berbagi informasi kesehatan anak, perkembangan anak, sampai masalah pendidikan dan permainan. Dapatkan juga informasi tentang promosi sampai produk gratis dari lamandel.
Oh ya, referensikan juga ke teman-teman di facebook ya.
Semoga lamandel dapat terus berbagi bersama untuk mewujudkan keluarga Indonesia sehat, bebas radang amandel.
Lihat juga tampilan baru facebook lamandel ya….

Lamandel : Solusi Alami Tuntaskan Amandel

Pada musim yang kurang bersahabat, anak anak banyak sekali terserang randang amandel atau dalam istilah medis dikenal dengan nama tonsillitis. Tonsil atau amandel pada dasarnya berfungsi mencegah agar infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh Fungsi filter dan pertahanan tersebut diperlukan tubuh khususnya untuk anak-anak. Operasi amandel hanya disarankan untuk radang akut (stadium T4) pada orang dewasa.

Selain bermanfaat untuk mengatasi radang amandel dan tenggorokan, Lamandel juga bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Lamandel dapat dikonsumsi untuk anak lebih dari 2 tahun hingga dewasa. Lamandel terbuat dari bahan obat alami yang aman dan rasanya disukai anak-anak.

Lamandel telah dikembangkan oleh dr. Zainal Gani lebih dari 10 tahun untuk membantu mangatasi radang amandel. Kini, Lamandel telah diproses dengan standar obat herbal, sehingga khasiat dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Produk Lamandel juga telah memperoleh sertifikat Halal dari MUI.

Lamandel di Facebook

Kini lamandel telah membuka Facebook Pages.
Lebih mudah berinteraksi, dapatkan info kesehatan update, tips dan trik perkembangan anak dan bayi. Tanya jawab tentang amandel dan masalah lainnya.
Mari bersama saling berbagi dan berinteraksi
Segera kunjungi facebook lamandel

lamandel on Facebook

Kritis Pascaoperasi Radang Amandel


24/12/2009 21:31
Liputan6.com, Bandar Lampung: Evi Kaduri kritis setelah menjalani operasi amandel di Rumah Sakit Advent, Bandar Lampung, Lampung. Hingga Kamis (24/12), gadis berusia 25 tahun ini tergolek tak berdaya akibat infeksi pada bekas operasi di lehernya dua pekan silam.
Operasi amandel Evi dilakukan 8 Desember silam. Pendarahan pada bekas luka terjadi beberapa hari setelah operasi. Dokter kemudian melakukan tindakan guna menghentikan pendarahan. Alih-alih membaik, kondisi Evi justru makin buruk. Keluarga Evi menduga ada tindakan malapraktik. Mereka meminta pertanggungjawaban RS Advent dan akan melakukan upaya hukum.
Sementara itu, RS Advent mengakui adanya kelalaian dalam kasus ini. Namun Direktur RS Advent Bandar Lampung, Lisal Ronald, menolak disebut sebagai malapraktik. Dikatakannya, kasus ini merupakan risiko medis yang terkadang bisa terjadi saat operasi atau saat pengobatan biasa.(YNI/AYB)