obat amandel tradisional

Obat tradisional telah banyak digunakan untuk mengatasi radang amandel. Amandel sendiri merupakan penyakit radang tenggorokan yang banyak menyerang anak-anak. Umumnya gejalanya akan disertai demam. Radang amandel sendiri sebenarnya tidak berbahaya, karena merupakan reaksi normal tubuh dalam meningkatkan sistem imun ketika diserang kuman maupun bibit penyakit.
Mengatasi radang amandel, sebenarnya bisa dilakukan dengan mandiri. Ada tiga resep ramuan obat amandel tradisional yang bisa dimanfaatkan :
Resep Obat Tradisional “kunyit jeruk”
Bahan : 1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu
Cara membuat : Kunyit diparut, lalu jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan 100ml air hangat, diaduk hingga merata dan disaring
Cara mengkonsumsi : diminum secara rutin 2 hari sekali.
Resep Obat Tradisional “pace kunyit”
Bahan : 2 buah mengkudu/pace matang + 20 gram kunyit
Cara membuat : bahan dicuci dan dihaluskan, disaring dan diambil airnya, tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis, dan 1 sendok makan madu, diaduk, lalu diminum.
Cara mengkonsumsi : Lakukan 2-3 kali sehari.
Resep Obat Tradisional “benalu teh – sambiloto kunyit”
Bahan : 30 gram benalu teh + 30 gram temu putih + 10 gram sambiloto kering + 20 gram kunyit
Cara membuat : direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum
Cara mengkonsumsi : dua kali sehari, setiap kali minum 200 cc.
Radang amandel menyebabkan amandel membengkak dan merah serta gatal, sakit pada kerongkongan, sakit saat menelan, muntah, demam, sakit kepala, sakit perut, lemas, dan tidak bersemangat. Jika pembengkakan amandel sudah terlalu besar, akan menyatu dan dapat menghalangi jalan pernapasan. Ramuan diatas merupakan obat tradisional amandel untuk anak dan dewasa.
Semoga ramuan obat tradisional amandel diatas dapat membantu meredakan radang amandel yang membandel.

Sharing amandel bersama ribuan keluarga sehat

Mari bergabung dengan ribuan keluarga sehat di facebook.
Kita bisa saling berbagi informasi kesehatan anak, perkembangan anak, sampai masalah pendidikan dan permainan. Dapatkan juga informasi tentang promosi sampai produk gratis dari lamandel.
Oh ya, referensikan juga ke teman-teman di facebook ya.
Semoga lamandel dapat terus berbagi bersama untuk mewujudkan keluarga Indonesia sehat, bebas radang amandel.
Lihat juga tampilan baru facebook lamandel ya….

Lamandel : Solusi Alami Tuntaskan Amandel

Pada musim yang kurang bersahabat, anak anak banyak sekali terserang randang amandel atau dalam istilah medis dikenal dengan nama tonsillitis. Tonsil atau amandel pada dasarnya berfungsi mencegah agar infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh Fungsi filter dan pertahanan tersebut diperlukan tubuh khususnya untuk anak-anak. Operasi amandel hanya disarankan untuk radang akut (stadium T4) pada orang dewasa.

Selain bermanfaat untuk mengatasi radang amandel dan tenggorokan, Lamandel juga bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Lamandel dapat dikonsumsi untuk anak lebih dari 2 tahun hingga dewasa. Lamandel terbuat dari bahan obat alami yang aman dan rasanya disukai anak-anak.

Lamandel telah dikembangkan oleh dr. Zainal Gani lebih dari 10 tahun untuk membantu mangatasi radang amandel. Kini, Lamandel telah diproses dengan standar obat herbal, sehingga khasiat dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Produk Lamandel juga telah memperoleh sertifikat Halal dari MUI.

Kritis Pascaoperasi Radang Amandel


24/12/2009 21:31
Liputan6.com, Bandar Lampung: Evi Kaduri kritis setelah menjalani operasi amandel di Rumah Sakit Advent, Bandar Lampung, Lampung. Hingga Kamis (24/12), gadis berusia 25 tahun ini tergolek tak berdaya akibat infeksi pada bekas operasi di lehernya dua pekan silam.
Operasi amandel Evi dilakukan 8 Desember silam. Pendarahan pada bekas luka terjadi beberapa hari setelah operasi. Dokter kemudian melakukan tindakan guna menghentikan pendarahan. Alih-alih membaik, kondisi Evi justru makin buruk. Keluarga Evi menduga ada tindakan malapraktik. Mereka meminta pertanggungjawaban RS Advent dan akan melakukan upaya hukum.
Sementara itu, RS Advent mengakui adanya kelalaian dalam kasus ini. Namun Direktur RS Advent Bandar Lampung, Lisal Ronald, menolak disebut sebagai malapraktik. Dikatakannya, kasus ini merupakan risiko medis yang terkadang bisa terjadi saat operasi atau saat pengobatan biasa.(YNI/AYB)