Mengenal Tonsillitis atau Radang Amandel Lebih Jauh

Amandel atau tonsil adalah salah satu bagian tubuh manusia yang termasuk kedalam kelenjar getah bening.Yang terletak pada bagian atas kanan dan kiri pangkal pada tenggorokan.
Amandel merupakan bagian dari pertahanan/filter tubuh manusia. Pada bagian amandel / tonsil terdapat sel-sel makrofak yang berguna sebagai penyaring bakteri agar tidak masuk kedalam tubuh manusia.Tonsillitis adalah bagian dari infeksi pada saluran pernafasan bagian atas. Tonsillitis ini sangat mudah untuk diketahui. Umumnya tanda-tandanya adalah rasa sakit bila menelan dan biasanya disertai demam. Jika mempunyai amandel yang cukup lama biasanya tidak merasakan sakit bila menelan melainkan kesulitan untuk menelan dan susah untuk bernafas juga dikarenakan amandel / tonsil yang sudah membesar sehingga terjadinya penyempitan pada saluran tenggorokan.

Gejala Terjadinya Tonsillitis

Tanda-tanda yang sering ditemui ketika terjadi tonsillitis, adalah sebagai berikut:
* Disekitar amandel berwarna merah sehingga menimbulkan bintik-bintik berwarna putih.
* Nyeri pada tenggorokan sehingga leher menjadi membesar.
* Nyeri saat menelan
* Demam
* Badan terasa pegal-pegal
* Biasanya disertai batuk dan pilek
* Nyeri kepala
* Badan terasa mengigil
tonsillitis

Apa Sebenarnya Fungsi Organ Amandel?

Pada organ amandel terdapat sel-sel darah putih yang termasuk sistem kekebalan tubuh dan berfungsi meredam serangan penyakit. Amandel juga membantu mematikan virus dan bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya radang dan tubuh menjadi demam. Infeksi juga dapat terjadi di bagian tenggorokan dan sekitarnya. Biasanya pengobatan radang disarankan oleh dokter untuk mengkonsumsi obat antibiotik dan paracetamol. Tetapi, sebaiknya sebelum minum antibiotik penderita harus dapat memastikan dulu apa penyebab terjadi penyakitnya. Antibiotik tidak akan berfungsi kalau penyakitnya disebabkan oleh serangan virus.

Mengkonsumsi antibiotik tidak baik dilakukan terlalu sering dan dalam jangka waktu yang lama.

Masalah tonsillitis sering sekali kita jumpai. Seseorang jika sudah terkena tonsillitis sangat mudah untuk terkena penyakit tonsillitis kembali. Cara menghindari terkena radang kembali lakukan hal berikut :
* Mengindari makanan dan minuman yang bersifat dingin.
* Menghindari makanan yang memakai perasa dan bahan pengawet.
* Memakai masker di kawasan yang berdebu dan berpolusi.
* Minum suplemen dan olahraga secara teratur untuk menjaga daya tahan tubuh.
* Berkumur – kumur dengan air garam minimal 3-4 kali sehari.
* Mengkompres dengan air hangat pada leher.
* Istirahat dan tidur yang cukup.

Tips Menghindari Tonsillitis

Berikut beberapa cara sederhana agar terhindar dari radang amandel:
– Makan dan minum dalam kondisi hangat.
– Menghindari udara yang terlalu dingin.
– Memperbanyak makan buah.
– Mengkonsumsi makanan yang yang telah dimasak / matang.
– Bila terjadi pembesaran,berkumurlah dengan air hangat yang sudah di campur dengan air garam sehingga terkena organ amandelnya.

Tonsilitis

Tonsilitis adalah peradangan pada organ tonsil / amandel bersama pengumpulan lektosit, bakteri patogen, dan juga sel-sel epitel mati. Secara medis peradangan ini ada yang akut, ditandai dengan rasa nyeri menelan dan sering disertai demam. Sedangkan tonsilitis yang sudah kronis (akut) biasanya tidak nyeri ketika menelan, tapi jika ukurannya tonsil cukup besar sehingga menyebabkan kesulitan menelan.

tonsilitis kronis
tonsilitis kronis
Kapan tonsilitis atau radang amandel harus dioperasi? Para dokter ahli masih belum satu pendapat mengenai ini, namun umumnya literatur klinik membagi indikasi operasi tonsilitis menjadi :
– Absolut (harus operasi)
– Relatif (tidak operasi)

Gejala Tonsilitis

Gejala tonsilitis atau radang amandel adalah penderita merasa tenggorokan kering, ada rasa mengganjal di leher, nyeri saat menelan ludah atau makanan dan minuman sehingga menjadi malas makan. Nyeri ketika tonsilitis meradang dapat menjalar ke sekitar leher dan telinga.
Gejala umum tonsilitis berupa :

  • demam
  • sakit tenggorokan
  • kadang menggigil
  • lemas
  • nyeri otot
  • batuk pilek
  • suara serak
  • mulut berbau
  • mual
  • nyeri perut
  • pembesaran kelenjar getah bening sekitar leher

Terkadang penderita tonsilitis (kronis) mendengkur saat tidur terutama jika ada pembesaran kelenjar yang berada di dinding bagian belakang antara tenggorokan dan rongga hidung.
Gejala tonsilitis tersebut dapat diketahui jika si penderita melakukan pemeriksaan. Pada saat pemeriksaan, dijumpai pembesaran tonsil (amandel), berwarna merah, kadang dijumpai bercak putih (eksudat) pada permukaan tonsil, warna merah yang menandakan adanya peradangan di sekitar tonsil dan tenggorokan.

Pencegahan Tonsilitis

Tidak ada cara khusus mencegah amandel atau tonsilitis. Namun ada beberapa cara membantu untuk menghindarkan diri dari radang amandel dan tonsilitis :
1. Cuci tangan sesering mungkin mencegah penyebaran mikro-organisme yang dapat menimbulkan tonsilitis.
2. Menghindari kontak dengan penderita infeksi radang tenggorokan, setidaknya hingga 24 jam setelah penderita infeksi tenggorokan.
3. Hindari banyak bicara dan istirahat yang cukup
4. Konsumsi air hangat atau dapat ditambahkan dengan konsumsi herbal seperti lamandel
Di musim pancaroba seringkali gejala dan kasus tonsilitis meningkat cukup tinggi. Sehingga perlu diwaspadai khususnya bagi yang memiliki anak dibawah 10 tahun. Menghindari air es juga perlu dilakukan untuk mencegah radang amandel atau tonsilitis menyerang.